Share, , Google Plus, Pinterest,

Posted in:

Ivy Batuta

“Enggak pakai lipstik, kayak sakit tifus”

© by hadi

Ivy Batuta sangat “tergantung” pada lipstik. Ia harus menggunakan lipstik. Jika tidak, ia terlihat seperti orang sakit. Itulah mengapa ia selalu membawa lipstik ke mana pun ia pergi.

Penampilan Ivy saat memandu sebuah acara di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan terlihat berbeda. Perempuan kelahiran Jakarta, 31 Oktober 1977, ini terlihat nyentrik dengan lipstik berwarna gelap.  Namun ketika ditanya, ia mengaku juga sering menggunakan lipstik berwarna terang.

“Aku harus pakai lipstik berwarna terang, gelap, dan berat seperti merah, oranye, pink, fuchsia. Warna asli bibir aku jelek banget. Kalau enggak pakai lipstik, kayak sakit tifus. Kalau dipakaikan lipstik warna yang muda-muda (nude), kayak orang sakit kritis. Aku juga harus pakai lipstik  warna gelap, bahkan cenderung hitam,” ungkap Ivy yang merasa warna bibirnya agak kehitaman.

Pemain film Miracle: Menantang Maut ini  menggunakan lipstik tanpa mengenal waktu. Setiap kali keluar rumah, ia tidak pernah lupa menggunakan lipstik.  “Jemput anak sekolah, pakai lipstik warna merah. Lipstik dengan warna yang kehitam-hitaman gitu pernah. Kata ibu-ibu di sekolah, itu jadi ciri khasnya Ivy,” ceritanya sambil tertawa.

Lipstik boleh warna-warni, tapi tidak dengan teksturnya. Ia mengaku tidak menggunakan lipstik bertekstur basah atau glossy. “Tipe bibir aku enggak bisa pakai yang basah. Tapi kalau untuk perawatan khusus bibir, enggak, ya. Alhamdulillah, bibir aku enggak pecah-pecah,” imbuhnya.

Kalau suka pakai, berarti suka dandan, dong? “Aku lebih suka tidak menggunakan make up. Aku jarang pakai bedak dan lainnya. Tapi kalau menggunakan pensil alis dan lipstik, itu harus, he he he…,” tandasnya sambil tertawa. Zakiah/MDR